snap shot tina melinda Akhirnya, saya dan mbak Ina merealisasikan rencana kami untuk traveling di Cirebon kota Udang nan terkenal dengan batik trusminya. Traveling di Cirebon kali ini bertepatan hari Sabtu, tanggal 16 November 2013, mulai dari pukul 06.30 sampai dengan 17.20 dengan menggunakan kereta purwojaya bisnis yang notabene sangat murah sekali ongkosnya yaitu hanya Rp.100.000 saja. Bayangkan…hanya rp. 100.000 kita sudah bisa traveling  Jakarta – Cirebon dengan penuh gegap gempita. hohohoho….benar-benar traveling yang menyenangkan… 04.30 a.m Pagi-pagi sekali si taksi blue bird sudah nongkrong di depan rumah memenuhi permintaan telepon saya sebelumnya yang meminta blue bird untuk datang pagi jam 04.30 a.m. Namun, seperti biasanya…saya terlambat bangun!!! saat si blue bird sudah nangkring, saya masih dalam kondisi mandi, sehingga suami saya terpaksa keluar dan meminta maaf pada taksi karena harus menunggu saya yang sedang bersiap-siap. Tapi…eh..tapi, mba ina ternyata mengalami hal yang sama juga…ia pun masih beberes-beres…hihihih… Kami akhirnya mulai jalan dari rumah pukul 05.00 dan sampai ke gambir pukul. 05.30 a.m.  Sesampainya di gambir hal pertama yang harus dilakukan adalah foto-foto…hihihih…. ini nih penampakannya.  Maklumlah, ini pertama kali saya berjalan-jalan jarak jauh dengan menggunakan kereta api, makanya sedikit alay…. SAMSUNG CAMERA PICTURESOh iya…for your information, ongkos taksi aja cuma dari tangerang ke gambir lebih mahal dibanding ongkos kereta dari jakarta ke cirebon. heheheh….saya dan mb ina harus merogoh kantong sebanyak rp. 140.000 ke gambir. hihih…. Nah, setelah puas foto-foto, kami selanjutnya harus menukarkan si tiket kereta yang kami beli di alfamart sehingga menjadi boarding pass (namanya sama kayak kalau naik pesawat…boarding pass…hihih….).  Antrian di loket tiket cukup panjang walaupun jam masih pukul 05.45 a.m. SAMSUNG CAMERA PICTURES Begitu si boarding pass sudah di tangan, saya dan mb ina sangat exciting…saya senyum-senyum  girang dan sudah tidak sabar untuk memulai petualangan kali ini…hohoho…..akhirnya ke cirebon dengan kereta api..tut….tut…tut….(red: maklum lah, ini kali pertama saya naik kereta jarak jauh dan rasanya gimana gitu…..hih). Si kereta Purwojaya sudah landing di jalur 3 dan kami pun mulai mencari gerbong pertama…kami masuk ke gerbong dan saya pun melihat kursinya begitu sederhana tapi tetap menawarkan kebahagiaan yang membuat hati terasa hangat…dan kami pun duduk…ups…begitu duduk, ada suara kayak kursi rusak…hihihi…kami tertawa renyah….hihih…eh ternyata suara itu bukan karena kursi rusak, tapi memang setiap pertama duduk, kursi itu berbunyi seperti itu karena posisi sebelumnya belum benar-benar pas. Jadi kursi itu menjadi pas kalau sudah didudukin….hihih….. SAMSUNG CAMERA PICTURESSelama perjalanan kami melihat pemandangan sawah yang cukup indah dan manarik….ternyata naik kereta api itu menyenangkan ya…hihih…(keliatan banget pertama kalinya….hihih). Nah, saat di perjalanan kami ditawarkan pinjem bantal…tp karena sewa kami mengurungkan niat untuk pinjem bantal…:). tak berapa lama, ada pramuniaganya yang menawarkan menu makanan..akhirnya kamipun memesan makanan nasi goreng kampung dengan bandrol harga rp. 26.000 (sudah sama jus dan telor dadar) dan mie goreng dengan bandrolan harga rp. 23.000 (sama jus dan telor dadar).  Setelah menunggu sekitar 30 menit-an akhirnya si nasi goreng dan jus pun datang..tetapi si mie gorengnya belum..hiks..hiks..(padahal udah ngiler mencium aroma makanan itu)… mbak yang nganter nasi goreng pun berkata “bu, mie gorengnya masih lama banget karena untuk mie goreng itu harus dimasak di microwave dan untuk 30 orang pasti jadi lama, setelah mienya dimasak baru telornya dimasak lagi di microwave..jadi ibu harus nunggu sekitar 20 menitan”. hmm…mendengar penjelasan itu saya bertanya “jadi apa yang cepat?’ dan dia menjawab nasi goreng…dan alhasil saya pun memesan nasi goreng kampung….so, fyi kamu next time pesannya langsung saja nasi goreng ya..gak usah mie goreng…heheh…soalnya LAMAAAAAA…keburu nyampe cirebon ntar…hihih.. Sembari menunggu makanan, kami  berbincang-bincang tentang bagaimana pulangnya nanti (maklum..tiket pulang ke jakarta belum dibeli).  dan setelah, diskusi kami memutuskan untuk pulang dengan naik kereta eksekutif yang paling mahal dan bagus saja….karena mempertimbangkan kelelahan yang akan kami rasakan pada saat kami selesai jalan-jalan.  Dan…setelah ngecek di internet, ternyata tiket termahal pun cuma Rp 165.000,- Nah..ini dia penampakan sarapan kita di kereta purwojaya… SAMSUNG CAMERA PICTURES oh iya..untuk kelas bisnis, kita gak punya meja untuk makan, jd makannya di pangku aja ya… tapi makanannya enak loh…yah, benaran  rasa nasi goreng kampung lah…selain itu, jusnya juga cukup segar dan aseli, jd gak  ngerasa rugi beli makan di kereta lah….hihih……Setelah kenyang, saatnya menutup mata sejenak…biar seger sampe Cirebon…hihih.. 09.15 a.m Jam sudah menunjukkan 09.15 dan kereta berhenti di Cirebon, suara abang-abang pun terdengar “Selamat datang di Kota cirebon”…dan kami langsung berdiri dan berterian “Cirebon…Cirebon…” hihih… SAMSUNG CAMERA PICTURES

SAMSUNG CAMERA PICTURESSAMSUNG CAMERA PICTURES

Kami berjalan segera ke luar dengan gegap gempita….dan sepanjang jalan ke luar banyak becak yang menawarkan jasanya…tapi karena dengan begitu yakin jalan saja melalui mereka menuju jalan raya. Sesampai di jalan raya, mulai bingung kita harus kemana dan naik apa. Tapi tak masalah, mari kita bertanya saja..pikir kami.  Lalu kami pun bertanya pada ibu-ibu penjual sim card tentang bagaimana caranya kami bisa ke kampung trusmi. Dengan hangat si ibu menjawab, nanti naik 05 turun di gunung saari lalu naik GP, nah, ketemu simpang langsung naik becak.

Kami menjalani saran si ibu tersebut, dan ow…ow..ow…kami tiba di kampung batik trusmi, dimana semua rumah yang ada disitu benar-benar isinya batik dan batik…dan ow..ow..ow…saya sangat senang sekali karena saya termasuk pecinta batik dan suka sekali dengan batik… hah…ini surga batik memang…ow…ow..ow…

Kami memutuskan untuk keliling naik becak saja terlebih dahulu sebelum singgah satu persatu ke toko-toko yang ada di sana. Dan setelah berkeliling, uang yang harus kami bayarkan cukup dengan Rp. 15.000 saja.

Berikut ini beberapa penampakan selama bermain di butik-butik batik 🙂

Tina Melinda batik lovertina melinda batik loverstina melinda koleksi batikSAMSUNG CAMERA PICTURES

Setelah lelah memborong batik, kami pun berjalan keliling dengan becak dan mencoba beberapa kuliner…tentunya salah satu yang wajib dicoba adalah empal gentong asam dan sate kambing muda hj. Apud.

Kami pun mencoba makanan-makanan tersebut, dan mencicipi beberapa kerupuk khas sana…eunak tenan dan mantab tenan…

06.00 a.m

Ok, setelah seharian berjalanan, waktu sudah menunjukkan jam 06.00 dan kami harus segera ke stasiun kereta mengingat belum membeli tiket kereta menuju Jakarta.

sesampainya di sana kami segera memesan tiket dan sesuai diskusi kami sebelumnya, pulangnya kami mau naik eksekutif yang paling nyaman. Dan akhirnya kami pun naik argo muria kelas eksekutif pukul. 07.20 p.m.

Ternyata memang dengan harga yang cukup berbeda, fasilitas yang dirasakan juga sangat berbeda. Kalau di bisnis purworejo, bantal diseewakan dan harus bayar, sedang kalau eksekutif bantalnya gratis dan bahkan dipinjamin selimut loh..hihih…selain itu kalau eksekutif, kita punya tempat kaki untuk disandarkan dan diatur tinggi rendahnya, demikian juga tempat duduknya bisa diatur sedemikian rupa dan jaraknya juga cukup luas. Beerbeda dengan si bisnis purwojaya, dimana kursinya cukup keras dan tidak bisa diatur-atur derajat kemiringannya. So, kalau ada uang lebih dan ingin yang nikmat, langsung saja pesan Argo Muria…hihih

Sembari menunggu kereta, kami tidak lupa foto-foto di stasiun kereta yang konon katanya sangat bersejarah ini. Tampilan stasiun ini memang klasik  dan menawarkan rasa hangat seperti di rumah sendiri….stasiun yang mampu membuat kita  “rindu” untuk datang  mengunjunginnya sekali lagi dan sekali lagi.  Ditambah dengan  musik sunda yang   mengalun lembut  di stasiun membuat menit-menit menunggu agro muria datang menjadi sangat nyaman….

stasiun cirebonSAMSUNG CAMERA PICTURES

Dan akhirnya..

kami pun sampai ke jakarta kembali, dengan disambut pemandangan monas yang sangat indah 🙂

Monas di malam hari

Hari ini benar-benar menyenangkan…Sampai bertemu kembali Cirebon…

Leave a comment